Berlawanan dengan
Strategi Aktif, dalam Strategi Pasif, investor akan cenderung pasif
dalam melakukan aktifitas jual
beli saham (transaksi saham). Namun, bukan
berarti Investor tidak mempedulikan informasi yang berpengaruh terhadap saham
yang dimilikinya. Dengan menggunakan Strategi Pasif,
pada umumnya investor akan melakukan analisa
secara lebih detail dan
spesifik mengenai kinerja keuangan
dan isu-isu yang berpotensi mempengaruhi
kinerja keuangan emiten sebelum memutuskan untuk membeli saham yang
diterbitkan oleh emiten tersebut.Selanjutnya,
Investor tidak akan mengikuti
pergerakan harga pasar saham miliknya dari waktu ke
waktu, sebab Strategi Pasif mendasarkan pergerakan saham
sebuah emiten pada pergerakan indeks pasar
saham. Terdapat 2 (cara)
yang lazim digunakan dalam melakukan Strategi
Pasif, yaitu Beli & Simpan (Buy & Hold) dan Mengikuti Indeks
(Indexing).Copyright
by AT Research—at.research@phintracosecurities.com

Post a Comment